Minggu, 18 Januari 2009
TANYAKU
tentang arti rasa
yang tak pernah terucap
hingga kelu hati olehnya
aku bertanya pada tatap matanya
jawab hanya dingin semata
kemudian beku
hingga gemeletak jemari terasa
aku bertanya pada sgala yang ada padanya
hanya isyarat tanpa makna
yang tersirat sambil lalu
hingga remuk hancur dayaku
Kini, aku bertanya pada diriku
benarkah dalam hati tersembunyi rasa
jawabnya hanya debar yang tak henti
hingga diri tak fikir jernih
Selasa, 16 Desember 2008
IBU
Pada sejumput kata ,
kutitipkan rindu untukmu Ibu
walau pilu tak lagi memburaikan air mata
dan resah tak lagi menyesakkan dada .
Pada sejumput kata,
kutitipkan tanya padamu Ibu
adakah nanar dalam hidupmu kini ?
masih adakah dian dalam redupmu kini ?
masih adakah gelora dalam asamu kini ?
Hidup takkan bermakna tanpa drama, ibu
seperti halnya puisi tanpa kata kata
ataupun bilangan tanpa angka angka
atau bahkan panorama tanpa warna
hitam,… putih,…
hijau,… kuning,…
biru,… ataupun ungu jalan hidupmu
tak usah diratapi
karena tidak ada sesuatupun yang pasti
terangkan redupmu,
gelorakan asamu ……
Ibu
Pada sejumput kata,
kutitipkan bunga untukmu Ibu
mati
Langit menari, tujuh warna dibelah pelangi
Basah rambut wangi tubuh dibasuh hujan tadi
Aku minta pandangmu saja, mata nyatu hati
Kenapa masih kita mesti menyanyi berdoa?
Tanganmu tanganku menutup luka menganga
Pelangi tak sempat tanya: itu merah apa?
Langit tiba-tiba telah pula menutup mata
Tadi senja mau tiraikan kelambu telus sutra
Belum kita rebahkan lelah sepasang koyak ia
Kau tarik aku, aku tarik kau, kita telah sama:
Ini seperti tarian akhir, sebelum Mati tiba...
Selasa, 25 November 2008
about CINTA

Cinta ikuh..
Kaya' tai ; tidak sedap tapi kita tergila-gila mengeluarkan segenap tenaga untuk nya..
Kaya' entut ; Lek di pendem loro lek di tikno lego..
Kaya' opel ; Jika dirasakan kita akan berusaha mendapatkannya..
kaya' kurap ; nggateli, menarik hati kita untuk nencurahkan segenap perasaan, tapi mengganggu..
Kaya' kuping yang di keroki ; menggelikan..
Kaya' udun ; menyakitkan dan menyebalkan..
Kaya' kukul ; menarik untuk di pencet, tapi membekas, meninggalkan luka yang sulit ilang..
kaya' ketombe ; begitu banyak, begitu pula cinta memiliki banyak makna..
KUMPULAN PUISI
MALANG KU JAYA SELALU

Seperti halnya kebanyakan kota-kota lain di Indonesia pada umumnya, Kota Malang tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Hindia Belanda. Fasilitas umum direncanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif masih berbekas hingga sekarang, Misalnya Ijen Boullevard dan kawasan sekitarnya. Pada mulanya hanya dinikmati oleh keluarga-keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim di sana untuk bernostalgia.
Pada tahun 1879, di kota Malang mulai beroperasi kereta api dan sejak itu kota Malang berkembang dengan pesatnya. Berbagai kebutuhan masyarakat pun semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.
Kota Malang sejak masa kolonial dikenal sebagai tempat peristirahatan dan tujuan wisata bangsa Eropa terutama dari Negeri Belanda. Iklim tropis pegunungan yang sejuk dan kaya pemandangan indah serta lingkungan yang alami dikelilingi oleh perkebunan, pegunungan, sungai dan taman menjadikan Kota Malang dikenal sebagai Paris Van East Java dan Switzerland of Indonesia. Kota Malang juga merupakan pusat pertemuan beragam etnik, agama, kepercayaan dan budaya khas Jawa Timur yaitu Jawa Tengahan, Jawa Kulonan, Jawa Wetanan (Blambangan), Pesisi Lor dan Kidul, Madura, Osing (Jawa - Bali) dan Mandalungun (Madura - Jawa) sehingga memiliki keunikan serta daya tarik tersendiri.
Untuk memudahkan pengunjung wisata di Kota Malang telah tersedia berbagai fasilitas penunjang bertaraf nasional dan internasional seperti hotel, tempat hiburan, rumah makan, valuta asing, tourist guide, travel biro, sarana transportasi, pos dan telekomunikasi, instansi pariwisata, pelayanan umum dan keamanan.



